Created
December 2, 2024 01:01
-
-
Save defrindr/e6ad6abd29946cbaeb7e4fe026fe7198 to your computer and use it in GitHub Desktop.
This file contains bidirectional Unicode text that may be interpreted or compiled differently than what appears below. To review, open the file in an editor that reveals hidden Unicode characters.
Learn more about bidirectional Unicode characters
8 Macam Metode Agile | |
Pengembangan dalam perangkat lunak ada beberapa macam. Berikut adalah 8 macam metode agile yang sering digunakan, yaitu: | |
Scrum Methodology Penggunaan scrum methodology pada umumnya untuk projek sangat besar yang terkenal dengan istilah sprint. Sprint adalah jangka waktu dalam pengerjaan software untuk penyelesaian satu increment. Scrum dapat berjalan dengan baik jika terdiri dari beberapa tim yaitu product owner agar list produk tersusun dengan baik. Terdapat pula scrum master bertugas memastikan seluruh tim memahami proses dan development team untuk menjalankan tugas seperti IT, programmer dan yang lainnya. | |
Scaled Agile Framework (SAFe) Metode Scaled Agile Framework atau SAFe biasanya untuk perusahaan besar dengan jumlah tim yang banyak. Dalam menjalankan kinerja antar divisi saling kerjasama dan mengadakan meeting rutin untuk hasil terbaik. | |
Lean Software Development (LSD) | |
Lean Software Development atau LSD adalah metode agile paling pas bagi yang ingin mengembangkan software hemat dana. LSD mengembangkan fitur MVP (Minimum Viable Product) sesuai kebutuhan pengguna dan jika tidak akan dialihkan ke yang lain. | |
Crystal Methodology Metode Crystal lebih fokus untuk pengembangan tim dalam melakukan feedback, dokumentasi, komunikasi dan interaksi. Terdapat 7 prinsip utama dalam pengembangannya, yaitu: | |
Frequent delivery dengan melakukan tes user untuk hasil software secara optimal. Reflection improvement bahwa setiap kualitas produk terbaik tetap ada yang masih harus ditingkatkan. Osmotic communication untuk memastikan semua pemahaman yang sama akan informasi. Personal safety agar semua dapat mengungkapkan ide tanpa ada rasa takut. Focus on work agar semua tim paham dengan tugas masing-masing. Easy access to expert users bahwa semua anggota boleh bertanya pada user. Technical tooling dengan menggunakan tools pendukung untuk mengetahui kesalahan. Feature Driven Development (FDD) Agile berikutnya adalah Feature Driven Development atau FDD yang fokus pada penyelesaian satu fitur. Menyelesaikan satu fitur membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 10 hari dan lebih spesifik dalam proses software. | |
Extreme Programming (XP) Extreme Programming disebut pula XP adalah metode yang lebih fokus ke teknis. Proses tim ekstra dalam segala hal untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Proses dalam XP mencakup planning (perencanaan), designing (desain software), coding, testing dan listening (mendengarkan masukan pengguna). | |
Rational Unified Process (RUP) Berbeda dari agile methodology yang lain, Rational Unified Process atau (RUP) mengembangkan software sangat lengkap. Kelengkapan berupa panduan, simulai, contoh dan pengembangan sistem. Tahapan RUP meliputi inseption (identifikasi sistem) dan elaboration (pembuatan desain lengkap). Selain itu ada construction (implementasi desain ke program) dan transition (penyerahan ke user). | |
Dynamic System Development Method (DSDM) Jenis terakhir dari agile adalah DSDM dengan keterlibatan seluruh tim untuk hasil dalam bisnis secara lebih luas. Prinsip dari metode DSDM agar fokus dalam bisnis, penyelesaian ontime, kualitas hasil akhir optimal, desain software jelas dan pengembangan bertahap. |
Sign up for free
to join this conversation on GitHub.
Already have an account?
Sign in to comment